Tingkatkan Mutu Mantapkan Reputasi: Prodi PGSD UPGRIS Tempuh Akreditasi Internasional ACQUIN

SEMARANG – Sebuah lompatan besar kembali ditunjukkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Semarang. Kali ini, Prodi PGSD dipercaya menjadi salah satu garda depan kampus dalam mencatatkan rekor sebagai perguruan tinggi perdana di Jawa Tengah yang diuji langsung oleh lembaga akreditasi prestisius asal Jerman, ACQUIN. Agenda ini menjadi bukti konkret bahwa cetak biru pendidikan calon guru sekolah dasar di UPGRIS kini tengah bertransformasi menuju level internasional.

Dalam momentum bertajuk “ACQUIN ACCREDITATION SITE VISIT” yang berlangsung pada akhir Juni 2026, Prodi PGSD bersama 12 program studi terpilih lainnya secara resmi memulai rangkaian audit mutu global. Tim penilai yang terdiri dari para akademisi serta praktisi lintas negara melakukan bedah komprehensif terhadap tata kelola prodi. Aspek yang diuji bergerak dinamis, mulai dari sinkronisasi kurikulum berbasis masa depan, produktivitas riset dosen, hingga dampak nyata dari program pengabdian masyarakat yang telah dijalankan.

Guna memvalidasi data di lapangan, jajaran asesor global ini menggelar sesi wawancara mendalam secara terpisah. Mereka menggali testimoni langsung dari para dosen pengajar, mahasiswa aktif, alumni yang telah sukses di dunia kerja, hingga kepala sekolah mitra yang menggunakan jasa lulusan PGSD UPGRIS. Sinergi interaktif ini sengaja dilakukan untuk menakar sejauh mana efektivitas sistem perkuliahan dalam melahirkan pendidik sekolah dasar yang adaptif.

Merespons agenda besar ini, Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., menegaskan bahwa standardisasi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang universitas. Menurutnya, UPGRIS tidak ingin berpuas diri dengan capaian domestik, melainkan terus memacu seluruh lini akademik agar memiliki kualitas pelayanan dan lulusan yang setara dengan institusi pendidikan tinggi di belahan dunia lain.

Melalui evaluasi ketat dari ACQUIN, Prodi PGSD UPGRIS kini bersiap memperluas jejaring akademiknya di kancah global. Keberhasilan melewati proses akreditasi ini diproyeksikan akan membuka keran kolaborasi yang lebih masif bagi mahasiswa PGSD, seperti kemudahan akses riset bersama peneliti luar negeri, peluang magang mengajar di sekolah internasional, hingga penguatan daya saing lulusan di pasar kerja global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *